Normalisasi Saluran Nglawak, Menjaga Aliran Irigasi Tetap Optimal
NGANJUK – Kondisi saluran irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas pertanian. Untuk memastikan aliran air tetap berfungsi dengan baik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Mrican Kiri melaksanakan kegiatan normalisasi saluran tersier di Desa Nglawak, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (07/08/2026).
Kegiatan ini dilakukan pada saluran yang sebelumnya mengalami pendangkalan dan penyempitan akibat endapan tanah serta material yang terbawa aliran. Kondisi tersebut membuat kapasitas saluran tidak optimal dan berpotensi menghambat distribusi air menuju area persawahan.
Dengan menggunakan alat berat excavator dan didukung kerja sama Tim URC Jogotirto, proses pengerjaan dilakukan dengan mengangkat material yang menumpuk sekaligus membentuk kembali bagian saluran agar jalur air menjadi lebih terbuka. Pembersihan juga dilanjutkan pada bagian saluran yang membutuhkan penanganan sehingga aliran dapat bergerak lebih leluasa.
Perubahan kondisi terlihat jelas sesudah pekerjaan. Jika sebelumnya badan saluran tampak tertutup endapan dan vegetasi, setelah dilakukan normalisasi jalur air terlihat lebih terbuka dengan aliran yang kembali mengalir di antara area persawahan.
Keberadaan saluran tersier memiliki peran penting karena menjadi salah satu jalur distribusi air menuju lahan pertanian. Saluran yang terjaga kondisinya membantu memperlancar pembagian air, terutama bagi petani yang mengandalkan jaringan irigasi untuk memenuhi kebutuhan tanaman.
Normalisasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga jaringan irigasi agar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal. Penanganan secara berkala diperlukan untuk mengantisipasi sedimentasi yang secara perlahan dapat mengurangi kemampuan saluran dalam mengalirkan air.
Selain mendukung kelancaran irigasi, saluran yang lebih tertata juga memberikan manfaat bagi keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat di sekitarnya. Air yang dapat mengalir dengan baik menjadi salah satu penunjang penting dalam menjaga produktivitas lahan.