Ketika Jalan Makin Kokoh, Aktivitas Warga Perning Ikut Melaju
Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus memperkuat infrastruktur jalan di wilayah perdesaan. Salah satunya melalui pekerjaan rekonstruksi jalan di Desa Perning, Kecamatan Jatikalen, yang kini tengah ditingkatkan menggunakan konstruksi rigid beton.
Pekerjaan tersebut memiliki panjang 199 meter dengan lebar 4 meter. Kehadiran jalan dengan konstruksi yang lebih kokoh ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari melintas di ruas tersebut.
Peningkatan jalan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam menjaga dan meningkatkan kualitas infrastruktur hingga ke wilayah perdesaan.
Bagi warga Desa Perning, pembangunan jalan ini bukan sekadar memperbaiki akses yang selama ini dilalui sehari-hari. Jalan yang kini dibangun dengan konstruksi rigid beton tersebut diharapkan mampu membuat aktivitas masyarakat semakin lancar, terutama bagi para petani yang mengandalkan jalan ini untuk menuju lahan hingga membawa hasil pertanian.
Salah seorang warga Desa Perning mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang semakin baik akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, kami sebagai warga tentu senang dengan adanya pembangunan jalan ini. Sekarang aksesnya menjadi lebih baik dan diharapkan bisa memudahkan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Semoga jalan ini bisa awet dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam waktu yang lama,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur jalan di tingkat desa menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang mantap juga diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelancaran mobilitas warga.
Melalui pembangunan tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur, sehingga manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan di pusat wilayah, tetapi juga sampai ke desa-desa.