Pemkab Nganjuk Resmikan Jalan Dukuh-Kedungrejo, Wujudkan Akses Infrastruktur yang Lebih Baik
Nganjuk – Wajah baru infrastruktur hadir di Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Pemerintah Kabupaten Nganjuk meresmikan jalan yang menghubungkan wilayah Dusun Dukuh dan Kedungrejo, Rabu (7/10/2026).
Jalan sepanjang 282 meter dengan lebar kurang lebih 4 meter tersebut kini dapat dimanfaatkan masyarakat. Peresmian menjadi penanda hadirnya akses yang lebih nyaman bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi memimpin langsung prosesi peresmian. Dalam kesempatan tersebut, Kang Marhaen menekankan bahwa keberadaan infrastruktur tidak berhenti pada selesainya pembangunan, tetapi harus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Harapan kita bersama, fasilitas ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan aktivitas sosial dan perekonomian warga,” ujar Kang Marhaen.
Menurutnya, jalan yang telah dibangun merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan infrastruktur yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat. Akses yang semakin baik diharapkan turut memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan mobilitas dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Suasana peresmian berlangsung penuh kebersamaan. Masyarakat turut menyaksikan secara langsung dibukanya akses jalan yang selama ini menjadi bagian penting dari mobilitas warga Desa Ketandan.
Karena itu, Bupati Marhaen juga mengajak masyarakat untuk ikut merawat infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, menjaga jalan merupakan tanggung jawab bersama agar fasilitas tersebut tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peresmian jalan di Desa Ketandan sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memperkuat konektivitas hingga ke wilayah perdesaan. Pembangunan infrastruktur diharapkan tidak hanya membuat perjalanan masyarakat lebih nyaman, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi di lingkungan sekitar.
Dari Ketandan, satu ruas jalan kini menjadi penghubung yang semakin berarti bagi masyarakat. Ketika akses semakin baik, langkah warga pun menjadi lebih mudah untuk berkembang.