Tinjau Lokasi Kerusakan Jalan di Ngronggot, Bupati Nganjuk Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Jalan dan Drainase Secara Komprehensif
Bina Marga

Tinjau Lokasi Kerusakan Jalan di Ngronggot, Bupati Nganjuk Tegaskan Komitmen Percepatan Pembangunan Jalan dan Drainase Secara Komprehensif

09 Apr 2026
superadmin
13 views

NGANJUK, – Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, bergerak cepat merespons aksi protes warga Desa Tempel, Kecamatan Ngronggot. Setelah sempat viral karena warga menanam pohon pisang sebagai bentuk protes jalan rusak, orang nomor satu di Nganjuk ini langsung turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (08/04/2026).
 
Dalam sidak tersebut, Kang Marhaen didampingi Tim Teknis Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Camat Ngronggot serta sejumlah tokoh masyarakat. Berdasarkan pantauan di lokasi, total kerusakan jalan yang menjadi sasaran perbaikan mencapai 900 meter, yang terdiri dari 400 meter di sisi timur dan 500 meter di sisi utara.
 
Kang Marhaen menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah taktis dengan berkoordinasi bersama Dinas PUPR dan DPRD Kabupaten Nganjuk. Beliau menekankan bahwa perbaikan kali ini tidak hanya fokus pada pengaspalan, tetapi juga infrastruktur penunjang lainnya.
 
"Saya sudah instruksikan Dinas PUPR untuk segera mengeksekusi. Tidak hanya jalan, saya minta dibangun juga saluran drainase yang menuju ke arah sungai.jadi jalannya bagus pembuangan airnya juga lancar." ujar Kang Marhaen di sela-sela peninjauan.
 
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk melalui Teknis Jalan dan Jembatan Ahli Muda, Esti Lesthari, memberikan rincian waktu pengerjaan yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya berkomitmen melakukan percepatan agar mobilitas warga kembali lancar.
 
"Untuk tahap perencanaan teknis membutuhkan waktu kurang lebih 10 hari, proses di e - katalog 7 hari sedangkan untuk tahap eksekusi fisik atau pengaspalan di lapangan kami targetkan selesai kurang lebih dalam 4 hari," Ungkapnya.
 
Senada dengan hal tersebut, Bupati Marhaen Djumadi memberikan kepastian bahwa masyarakat tidak perlu menunggu lama untuk menikmati jalan yang mulus.
"Intinya, kita targetkan bulan depan semua sudah jadi. Kami mohon doa dan dukungan warga agar proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala," pungkasnya.

 

Hadirnya Bupati di lokasi tersebut langsung meredam ketegangan warga. Pohon pisang yang sempat tertanam sebagai bentuk protes kini telah disingkirkan, berganti dengan harapan baru akan akses jalan yang lebih layak bagi warga Desa Tempel Kecamatan Ngronggot.

Media Sosial: