Sigap dan Cepat, Tim URD Drainase Dinas PUPR Tangani Siphon Tersumbat di Saluran Sungai Maria Nganjuk
Nganjuk – Gerak cepat, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk menindaklanjuti adanya penyumbatan pada siphon saluran air yang berpotensi mengganggu aliran di Sungai Maria, Kecamatan Nganjuk, Senin (27/04/2026). Dalam waktu singkat, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Terlihat di lapangan, beberapa personel URC Drainase tanpa ragu masuk ke dalam saluran guna mengangkat tumpukan sampah, lumpur, serta tanaman liar yang menyumbat. Aksi sigap ini dilakukan demi mencegah terjadinya genangan di wilayah sekitar.
Siphon yang tersumbat diketahui menjadi salah satu titik krusial dalam sistem drainase. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berdampak pada meluapnya air, terutama saat curah hujan meningkat.
Dengan peralatan lengkap seperti cangkul dan sabit, petugas bekerja secara gotong royong membersihkan material penghambat. Dalam waktu relatif cepat, aliran air mulai kembali normal.
Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat dari Dinas PUPR melalui tim URC Drainase dalam menjaga fungsi infrastruktur tetap optimal. Kecepatan penanganan menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak yang lebih luas.
Di sisi lain, kondisi di lapangan juga menunjukkan masih adanya sampah dan vegetasi liar yang menjadi penyebab utama penyumbatan. Hal ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk melaui Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran air serta ikut menjaga lingkungan sekitar. Kolaborasi antara petugas dan warga sangat penting dalam menjaga kelancaran drainase.
Dengan aksi cepat ini, URC Drainase kembali membuktikan kesiapsiagaannya sebagai garda terdepan dalam penanganan permasalahan infrastruktur, khususnya dalam mencegah potensi banjir dan menjaga kenyamanan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.