Sinergi Lintas Instansi, Dalam Penanganan Pertama Pemasangan Sesek Bambu di Jalan Amblas Kedungdowo
NGANJUK – Merespons cepat kondisi infrastruktur yang terdampak cuaca ekstrem, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Widas melakukan langkah darurat pertama. Aksi nyata ini difokuskan pada penanganan jalan ambrol di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk, yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan stabilitas lingkungan sekitar, pada Kamis Pagi (07/05/26).
Kegiatan diawali dengan pemotongan bambu untuk penahan sesek, selanjutnya pemasangan sesek atau anyaman bambu sebagai dinding penahan sementara di sepanjang titik amblasnya badan jalan. Pemasangan sesek bambu ini merupakan teknik penguatan lereng jalan ambrol yang efektif secara fungsional untuk mengikat tanah dan mencegah terjadinya longsoran susulan. Langkah ini sangat krusial mengingat retakan pada aspal sudah cukup lebar dan berisiko semakin parah jika kembali diguyur hujan deras.
Cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Nganjuk dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada ketahanan infrastruktur jalan.Pada Kamis, 09 April 2026, dilaporkan terjadi kerusakan serius berupa jalan ambrol di Desa Kedungdowo, Kecamatan Nganjuk. Amblasnya badan jalan ini menciptakan retakan aspal yang cukup lebar dan dalam, sehingga mengancam keselamatan para pengguna jalan serta stabilitas lahan di sekitarnya.
Penanganan di lapangan ini menunjukkan sinergitas yang kuat antar instansi pemerintah. Terlihat hadir di lokasi, Perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk yang turut melakukan asesmen risiko dan memastikan langkah-langkah keselamatan kerja terpenuhi. Kehadiran BPBD mempertegas bahwa kerusakan jalan ini telah dikategorikan sebagai kondisi darurat yang memerlukan penanganan terpadu demi perlindungan masyarakat.
Selain dari pihak BPBD, Lurah Kedungdowo beserta jajaran perangkat desa juga tampak mendampingi jalannya proses pengerjaan. Kehadiran Lurah Kedungdowo di tengah tim lapangan sangat membantu dalam koordinasi teknis, agar proses pemasangan sesek bambu berjalan lancar tanpa hambatan.
Melalui upaya kolaboratif ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kesigapan UPTD PSDA Widas yang didukung penuh oleh BPBD dan Pemerintah Kelurahan Kedungdowo diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga serta memastikan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Nganjuk tetap terjaga meskipun di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.